5 tips jitu membuat rumusan masalah agar lebih terpercaya

Salam sobat 1000

Pada artikel kali ini, saya anggap anda telah memahami masalah, latar belakang masalah, dan sudah menentukan judul. Misalnya Pengaruh motivasi dan koordinasi terhadap implementasi kebijakan BPJS Kesehatan di RSUD .... di kabupaten ....
Suatu masalah penelitian yang baik seharusnya memenuhi kriteria sebagai berikut :

1. Menanyakan hubungan antara dua variabel atau lebih
Maksud dari poin ini adalah seperti contoh di bawah ini dalam kasus/masalah BPJS Kesehatan:
  • Bagaimana hubungan antara motivasi dan kebijakan BPJS?
  • Bagaimana hubungan antara koordinasi dan kebijakan BPJS
  • Bagaimana hubugan antara motivasi dan koordinasi  dengan  kebijakan BPJS? 
2. Spesifik dan jelas
Yaitu rumusan masalah harus jelas, jangan terlalu umum, dan hampir semua orang memberikan persepsi yang sama terhadap masalah tersebut. Misalnya masalah yang anda temukan adalah pendidikan, maka carilah yang lebih spesifik lagi, seperti insentif guru, sertifikasi guru, kurikulum, dan sebagainya. Hampir sama dengan membuat judul, judul juga tidak boleh terlalu umum apalagi maknanya menimbulkan tafsir yang banyak.

3. Dapat diuji secara empiris
penelitian adalah fakta untuk melahirkan teori relevan
Artinya, masalah yang anda ajukan untuk nantinya dijadikan judul skripsi, haruslah dapat diuji secara fakta. Misalnya anda meneliti di suatu dinas sosial, anda menemukan masalah sosialisasi, tapi anda membuat masalah penelitian anda tentang motivasi kerja pegawai, maka hal ini nantinya bisa gawat. Seolah-olah anda menuduh mereka bekerja tanpa motivasi.  Solusi yang baik adalah, teliti, cari fokus masalahnya, dan itu harus fakta ada di tempat yang anda teliti. 
Penjelasan lain dari poin ini, jika anda menggunakan teori tertentu untuk menjelaskan masalah penelitian anda, maka teori tersebut wajib teruji atau menjadi solusi nyata bagi masalah tersebut. Jangan sampai anda menulis teori A, sementara masalahnya adalah Z. Tidak nyambung dan sembrono.

4. Tidak menyangkut masalah moral dan etika
Poin ini tentunya dimaksudkan untuk mengantisipasi hal-hal tak terduga, jika anda meneliti masalah yang berkaitan dengan moral atau etika.  Misalnya penelitian terkait korupsi seseorang yang anda tidak sukai, padahal itu bukan wewenang anda. Atau penelitian tentang etika pegawai, yang mana mereka tentunya tidak akan menyukai penelitian anda. Jadi selama menyusun skripsi, atau apapun jenis penelitiannya, usahakan untuk tidak mengangkat masalah moral dan etika. Jika anda berniat untuk mengulasnya, silahkan ulas dalam pembahasan BAB II dalam teori anda.

5. Berorientasi pada suatu teori tertentu
Sudah menemukan masalah untuk penelitian? skripsi atau tesis? Jika sudah, maka telitilah masalahnya, telitilah judulnya. Apakah masalah dan judulnya didukung teori yang relevan? apakah masalah dan judulnya anda temukan karena sebelumnya membaca teori? Teori apa? teorinya banyak tidak? ahli yang mendukung teorinya kuat tidak? 
Begitulah seharusnya anda meneliti masalah sebelum membuat judul penelitian dan merumuskannya. Saya tidak bermaksud mempersulit, namun jika anda mau, maka 5 tips inilah memang yang harus di cam kan benar-benar sebelum meneliti suatu masalah. 

sekian